Okhe, anggap saja tulisan ini hadir untuk memperingati spesialnya awal bulan November.
Bangun pagi tadi aku semangat banget, karna keingat Natal.
Aku memang selalu jadi orang paling berbahagia sedunia pas hari Natal.
Mengingat hari Natal, jauh-jauh hari aku udah persiapin proyek-proyek khusus, walopun pada belum sempat dijalanin.
Tapi ada proyek-proyek khusus yang aku emang prioritas-in sih dari bulan kemaren... yaitu proyek hati.
Ini jelas bukan proyek bisnis ato keuangan yang biasa aku jalanin. Ini juga bukan proyek galau-galauan kaya orang abis putus pacaran. Proyek ini lebih dari sekedar mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk.
Di tahap proyek ini, aku lagi ngubah cara berpikir aku dgn mengubah paradigma hidup. Menyingkir sgala kebencian, akar pahit, rasa bersalah, dengan hidup dalam pengampunan dan kasih.
Oleh karena itu, aku butuh ikut campur tangan Tuhan.
Terlepas dari berbagai kegiatan dan aktivitas, aku mencoba untuk meluangkan waktu-waktu di malam hari dimana aku bisa berdoa sendirian.
Dan dalam proses tahap ini, aku merasa doa yang paling sulit aku panjatin itu doa pengampunan buat orang-orang yang pernah nyakitin aku.
Susah banget untuk berdoa kayak:
"Tuhan, doa aku simpel doang. Ampunin orang-orang yang pernah ninggalin aku disaat aku butuhin mereka. Ampunin orang-orang yang pernah janji bakal sayang sama aku tapi ujung-ujungnya mereka yang paling nyakitin aku. Ampunin orang-orang yang pernah ngelecehin harga diri aku didepan banyak orang. Ampunin mereka yang udah pernah coba injek2in reputasi aku bahkan ngutuk2in aku di depan belakang cuman karena rasa iri dan benci gajelas. Pokoknya, ampunin mereka semua... bukan cuman mereka yang pernah bikin aku rasanya pengen nonjok mereka, mereka yang pernah bikin aku harus diam2 menangis, tapi juga mereka yang pernah bikin aku ga ada damai sejahtera. Berkati kehidupan mereka semua. Dan terakhir, terimakasih karena udah memperdamaikan hati aku terhadap mereka. Terimakasih karena ketika aku mau berjalan di dalam Engkau, musuh-musuhpun akan Engkau perdamaikan dengan aku."
Doa paling konyol sedunia... tapi bisa mengubah hatimu dalam sekejap.
Memang ga otodidak. Hidupmu gak bisa berubah satu detik cukup dengan doa.
Tapi kemudian, secara perlahan-lahan, mengubah kamu.
Aku baru sadar bahwa seringkali Tuhan menempatkan orang-orang dan situasi-situasi yang gak sesuai dengan keinginan aku, bukan supaya aku berusaha mengubah mereka.
Dia sama sekali tidak tertarik untuk mengubah mereka terlebih dahulu.... tapi Dia tertarik untuk mengubah aku.
Setelah aku mulai belajar hidup dalam kasih dan pengampunan, emang sih situasi hidup bisa tetap aja sama.
Kemana-mana aku bisa aja ketemu orang-orang dan situasi yang mengancam hati aku untuk melepaskan damai sejahtera dan sukacita aku.
Tapi ketika aku mau berserah... aku benar-benar hidup dalam ketenangan luar biasa.
Ketenangan itu adalah ketenangan yang dari dlu ga bisa aku dapetin dari mencari profit sebesar-besarnya atau berapa banyak temen2 yang berusaha nyenengin aku.
Ternyata kata berserah itu maknanya dalam sekali yah? :')
Berserah bukan cuman dalam hal keuangan aku, bukan cuman dalam hal mengejar impian aku, bukan cuman ketika mau naik panggung buat pelayanan...
Bahkan menjaga hati pun.... aku harus berserah pada Dia.
Seperti yang tertuang dalam ayat favorit aku:
"Segala sesuatu dapat aku tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
(Filipi 4:13)